Tuesday, 25 March 2014

PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI STIMIK KUWERA


I.              PENDAHULUAN
Mahasiswa  di  Program  Sarjana,  STIMIK KUWERA diwajibkan untuk menyusun tugas akhir kesarjanaan berupa laporan hasil penelitian ilmiah, yang berbentuk Skripsi. Skripsi adalah suatu karya ilmiah hasil studi literatur, studi kasus, studi perbandingan, hasil penelitian yang dilaksanakan di lapangan atau hasil desain yang ditulis oleh seorang mahasiswa untuk memenuhi salah satu persyaratan penyelesaian studinya pada Program Studi Sarjana Strata Satu (S1). Tujuan skripsi adalah melatih mahasiswa untuk melakukan penelitian secara utuh, mulai dari mengenal dan merumuskan masalah, merumuskan tujuan penelitian dan hipotesis, merancang cara (metodologi) pengumpulan & analisis data, menulis laporan penelitian dan mempertanggung jawabkan hasilnya secara akademik. 

II.           PROSEDUR SKRIPSI DAN TATA CARA PENELITIAN
1.      Persyaratan Skripsi
Skripsi dapat diambil oleh mahasiswa  dengan syarat sebagai berikut :
a.       Telah menempuh kuliah minimal 122 SKS,
b.      Indeks Prestasi minimal 2,00
c.       Sedang atau telah mengambil mata kuliah wajib dengan nilai minimal C
d.      Tidak ada nilai E
e.       sedang mengambil atau telah lulus mata kuliah Metodologi Penelitian.
2.      Persyaratan Administrasi
a.       Menyelesaikan administrasi keuangan berjalan dengan menyerahkan bukti pembayaran
b.      Menyelesaikan administrasi pendaftaran skripsi dengan menyerahkan bukti pembayaran
c.       Mengisi KRS Skripsi dan mengambil form pengajuan judul skripsi di BAAK
3.      Peraturan Pengajuan Judul Skripsi
a.       Form pengajuan judul skripsi dapat diambil di BAAK
b.      Form pengajuan judul skripsi diisi dengan lengkap dan dibawa pada saat briefing skripsi
4.      Peraturan Pendaftaran Bimbingan Skripsi
a.    Skripsi dilaksanakan secara perorangan
b.    Mahasiswa wajib mengikuti briefing skripsi yang dilaksanakan oleh program studi, pada saat pelaksanaan briefing mahasiswa wajib membawa form pengajuan judul skripsi untuk mendapat persetujuan dari KAPRODI


5.      Penentuan Dosen Pembimbing
a.       Form pengajuan judul skripsi yang telah disetujui oleh KAPRODI diserahkan ke BAAK
b.      Dosen pembimbing skripsi ditentukan oleh Kaprodi
c.       Pengumuman dosen pembimbing akan diumumkan oleh BAAK
6.      Proses Bimbingan Skripsi
a.       Mahasiswa diharuskan mengadakan/menyusun skripsi secara individu, yaitu setiap orang menyusun satu skripsi.
b.      Menyusun Skripsi secara mandiri serta melalui konsultasi dengan dosen pembimbing yang ditunjuk.
c.       Konsultasi dengan dosen pembimbing minimal harus 11 kali.
d.      Mahasiswa harus menggunakan kartu konsultasi selama pembimbingan berlangsung. Setiap kali konsultasi, dosen pembimbing menuliskan uraian hasil konsultasi pada kolom yang telah disediakan dan menandatanganinya.
e.       Jika dosen pembimbing sulit untuk ditemui, diharapkan mahasiswa dapat mendiskusikan terlebih dahulu jadwal konsultasi yang dikehendaki dengan dosen pembimbing. Jadwal konsultasi diatur bersama antara mahasiswa dengan dosen pembimbing.
f.       Apabila menurut pembimbing skripsi sudah layak dikatakan selesai, dan layak diujikan, maka pembimbing akan menandatangani Lembar Persetujuan pada berkas skripsi.
g.      Setelah skripsi selesai disusun, mahasiswa wajib membuat berkas Skripsi sebanyak 3 (tiga) rangkap dan mengumpulkannya ke BAAK untuk didaftarkan dan dijadwalkan sidang skripsi.
7.      Pendaftaran Sidang
a.    Untuk batas waktu pengumpulan Skripsi dibahas pada saat briefing berlangsung. Kaprodi  akan mengeluarkan pengumuman jadwal deadline melalui BAAK).  Jika  mahasiswa sampai dengan sidang terakhir yang ditentukan pada semester yang bersangkutan tidak mengumpulkan berkas skripsi, maka dapat memperpanjang masa penulisan skripsinya (dengan mendaftarkan mata kuliah Skripsi pada semester berikutnya).
b.    Menyelesaikan administrasi pembayaran sidang skripsi dengan menyerahkan bukti pembayaran
c.    Melengkapi berkas-berkas yang telah ditentukan yaitu :
-          Tiga (3) rangkap berkas skripsi yang telah ditanda tangani dosen pembimbing
-          Materai Rp. 6000,-
d.   Jika mahasiswa gagal menyelesaikan Skripsi selama 2 (dua) semester bimbingan terhitung sejak penunjukan pembimbing, maka mahasiswa harus mengulang dari mengganti topik skripsi.
e.    Bagi mahasiswa yang tidak menyelesaikan Skripsi pada semester berjalan,  harus melakukan penyelesaian administrasi sesuai dengan ketentuan.


III.        SISTEMATIKA PENULISAN
Laporan hasil penelitian ditulis dalam bentuk skripsi, terdiri dari 3 bagian, yaitu: bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir.

I. Bagian Awal
Bagian awal memuat halaman sampul depan, halaman judul,halaman pengesahan, halaman persetujuan dosen pembimbing, halaman persetujuan skripsi, halaman kata pengantar, halaman daftar isi, halaman daftar tabel, halaman daftar gambar, dan halaman daftar lampiran.
1. Halaman Sampul Depan
Halaman sampul depan memuat antara lain judul tugas akhir atau skripsi, jenis laporan, lambang STMIK KUWERA, nama dan nomor pokok mahasiswa penulis/penyusun, nama perguruan tinggi dan tahun.
2. Halaman Judul
Halaman judul berisi tulisan yang sama dengan halaman sampul depan, diketik di atas kertas putih. (Contoh : Lampiran 1)
3. Halaman Pengesahan
Tanda pengesahan berisi pernyataan bahwa skripsi tersebut dinyatakan sah sebagai karya tulis tugas akhir strata I pada STIMIK KUWERA dan ditanda tangai oleh Ketua Program Studi. (Contoh : Lampiran 2)
4. Halaman Persetujuan Dosen Pembimbing
Pada halaman ini memuat judul penelitian dan tandatangan dosen pembimbing skripsi. (Contoh : Lampiran 3)
5. Halaman Persetujuan Skripsi Diujikan
Pada halaman tanda persetujuan ini dicantumkan judul skripsi, nama mahasiswa dan NPM.  Pada bagian bawah tertera tanda tangan dan nama lengkap penguji serta tanggal sidang skripsi. (Contoh : Lampiran 4)
6. Halaman Lembar Konsultasi Tugas Akhir
Lembar pantauan untuk mengetahui perkembangan penulisan tugas akhir/skripsi berisi tanggal bimbingan, pokok bahasan dan tanda tangan dosen pembimbing. (Contoh : Lampiran 5)
7. Halaman Kata Pengantar
Kata pengantar berbentuk  narasi, diketik dengan jarak 1½ spasi dan maksimal dua halaman, berisi antara lain:
a.         Penjelasan yang berkaitan dengan pembuatan dan pelaksanaan pembuatan karya ilmiah;
b.        Informasi tentang adanya bimbingan, pengarahan dan bantuan yang didapat selama pembuatan karya ilmiah;
c.         Ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu terwujudnya karya ilmiah diketik dalam bentuk paragraf dan
d.        Mencantumkan tempat, bulan dan tahun selesai penyusunan skripsi serta kata “penulis” pada sisi kanan bawah.
(Contoh : Lampiran 6)
8. Halaman Daftar Isi
Untuk memudahkan pembaca mengetahui isi atau menemukan bagian-bagian tertentu dalam suatu karya ilmiah, perlu dibuat daftar isi.  Penyajian daftar isi mengikuti ketentuan sebagai berikut.
a.         Perkataan “DAFTAR ISI” sebagai tajuk dengan huruf besar (kapital) di tengah halaman dan tidak diberi garis bawah.
b.        Daftar isi menggunakan 1½ spasi.
c.         Daftar isi ditulis dengan jarak 4½ spasi (3 kali enter) dari tajuk.  Materi yang dimasukkan dalam daftar isi dimulai dari kata pengantar sampai dengan lampiran.
d.        Tajuk kata pengantar, daftar singkatan (jika ada), bab, daftar pustaka, lampiran dan tabel, ditulis dengan huruf  kapital semua dan tidak diberi garis bawah.
e.         Butir-butir daftar isi tidak bernomor serta ditulis tepat di margin kiri.  Bab-bab bernomor angka Romawi besar, di dalam daftar isi tetap memakai angka Romawi besar, sedangkan anak-anak bab yang bernomor angka Arab tetap diberi nomor angka Arab seperti yang terdapat di dalam teks.
f.         Tajuk anak-anak bab ditulis dengan huruf kecil, kecuali huruf pertama untuk setiap kata yang bukan kata tugas, yang ditulis dengan huruf kapital-tanpa garis bawah.
g.        Di antara tulisan BAB dan nomornya, nomor BAB dan tajuknya tidak ada titik, tetapi ada jarak.  Di antara nomor anak BAB dan tajuknya tidak ada titik, tetapi ada jarak.  Jika nomor BAB atau anak BAB dan tajuknya tidak termuat di dalam satu baris, digunakan baris kedua dan seterusnya tepat di bawah tajuk.
h.        Dalam daftar isi, di belakang tajuk diberi titik-titik sampai nomor halaman, diberi jarak 1 cm sebelum nomor halaman.
i.          Perkataan “Halaman”  diletakkan pada bagian kanan atas, di atas nomor halaman. 
(Contoh : Lampiran 7)
9. Halaman Daftar Gambar
a.    Perkataan “DAFTAR GAMBAR” diketik dengan huruf besar diletakkan di bagian tengah setelah daftar isi dengan format mengikuti format daftar isi.
b.    Nomor tabel ditulis dengan bab dan angka 1,2, ... dst.
c.    Nama tabel ditulis dengan huruf kecil, kecuali huruf awal dari setiap kata ditulis dengan huruf kapital (tidak termasuk pada kata tugas).
       (Contoh : Lampiran 8)
10. Halaman Daftar Tabel
Ketentuan untuk daftar tabel disamakan/disesuaikan dengan daftar gambar di atas. (Contoh : Lampiran 9)
11. Halaman Daftar Lampiran (bila diperlukan)
Ketentuan untuk daftar lampiran disamakan/disesuaikan dengan daftar gambar di atas. (Contoh : Lampiran 10)

II. Bagian Utama
Bagian utama tugas akhir atau skripsi berisi bab-bab :

BAB I                PENDAHULUAN
BAB II              LANDASAN TEORI DAN KERANGKA KONSEP
BAB III             ANALISA MASALAH
BAB IV             RANCANGAN SISTEM USULAN
BAB V              PENUTUP

BAB I  PENDAHULUAN
Pendahuluan berisi pengantar ke permasalahan pokok yang akan diteliti lebih lanjut.  Dengan membaca pendahuluan, pembaca akan mendapat gambaran tentang obyek yang diteliti, permasalahan, tujuan penelitian dan batasannya.
1.1    Latar Belakang Masalah
Latar belakang masalah berisi tentang pentingnya masalah untuk diteliti dan mengapa masalah tersebut menarik bagi peneliti.  Dengan kata lain dikemukakan sebab-sebab peneliti memilih judul atas permasalahan yang telah dipilihnya.  Latar belakang masalah dapat didasarkan atas situasi nyata dalam masyarakat yang menimbulkan masalah sebagaimana tercermin dalam judul skripsi.  Latar belakang juga berisi telaahan studi pustaka atau komentar tentang tulisan yang telah ada yang berhubungan dengan masalah yang dibahas, serta manfaat praktis hasil pembahasan di dlaam karya ilmiah.
1.2    Masalah
1.2.1   Identifikasi Masalah
yang menguraikan sebanyak-banyaknya masalah pada pokok masalah yang  tercermin pada bagian latar belakang yang sekiranya dapat dicarikan jawabannya melalui penelitian.
1.2.2   Ruang lingkup
yang  menguraikan  ruang  lingkup  atau  sebagian  masalah  dari beberapa  masalah  pokok seperti yang tercantum dalam bagian Identifikasi Masalah, disesuaikan dengan  berbagai keterbatasan, di antaranya kemampuan/ latar belakang keilmuan/pengetahuan  da pengalaman  peneliti,  keterbatasan  tenaga,  keterbatasan akses, waktu, dana, dan sebagainya.
1.2.3   Perumusan Masalah
yang memformulasikan secara spesifik, ringkas, jelas dan tajam tentang permasalahan utama yang dijelaskan di latar belakang Identifikasi Masalah dan Batasan Masalah dalam satu paragraf dengan kalimat biasa, dinyatakan dalam bentuk pertanyaan atau pernyataan/tujuan.
1.3    Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan dan Manfaat Penelitian berisi tentang hasil yang ingin dicapai serta manfaatnya bagi lingkungan/masyarakat.  Ditulis secara jelas dan singkat, dengan memperhatikan ruang lingkup dan rumusan masalah, dalam bentuk kalimat pernyataan.
1.4    Metodologi Penelitian
Metodologi penelitian adalah prosedur atau cara yang ditempuh dalam melaksanakan suatu penelitian.  Metodologi penelitian menjawab pertanyaan berikut.
·           Dimana dan kapan penelitian dilakukan?
·           Sampel apa yang diambil dan bagaimana cara pemilihannya?
·           Metode penelitian apa yang digunakan?
·           Instrumen apa yang digunakan dalam pengumpulan data, apakah menggunakan angket, wawancara atau lainnya?
·           Teknik analisis data, yaitu apakah menggunakan teknik kualitatif atau teknik kuantitatif?  Kalau menggunakan teknik kuantitatif, rumus apakah yang digunakan?
1.5    Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan mengemukakan urutan hal-hal yang dimuat di dalam karya ilmiah mulai dari pendahuluan sampai dengan penutup.

BAB II Landasan Teori dan Kerangka Konsep
Dalam suatu kegiatan ilmiah, cara yang dipakai dalam memecahkan masalah adalah cara ilmiah. Landasan teori dan kerangka konsep berisi :
2.1 Tinjauan  pustaka
yang memuat teori-teoryang terkait/relevan dengan masalah penelitian untuk membangun  suatu kerangka konsep/pemikiran, menetapkan hipotesis dan desain/ rancangan  penelitian.  Dalam   bagian  ini  dikemukakan  penjelasan  mengenai  variabel- variabel  yang  diteliti  melalui  pendefinisian  dan  uraian  yang  lengkap  serta  mendalam, sehingga ruang lingkup, kedudukan dan prediksi terhadap  hubungan  antar variabel yang diteliti akan menjadi lebih jelas dan terarah.
2.2 Tinjauan Objek Penelitian
yang memuat uraian tentang obyek penelitian/instansi/organisasi yang  terkait/relevan dengan masalah penelitian (misalnya struktur, visi, misi, aktivitas, model  bisnis,  strategi,  kebijakan,  teknis  sistem/ilmu  komputer/teknologi,  dan  lain-lain) yan mendukun penelitian,   untuk   membangun   suatu   kerangka   konsep/pemikiran, menetapkan hipotesis dan desain/rancangan penelitian.

BAB III Analisa Masalah
Pada bab ini disajikan hasil penelitian, yang kemudian dianalisis atau diibahas berdasarkan data yang diperoleh.  Pembahasan hendaknya selalu berorientasi pada permasalahan dan tujuan penelitian dengan memperhatikan ruang lingkup.  Uraian harus logis dan sistematis, sehingga antara satu paragraf dengan paragraf lainnya akan terkait satu sama lain dan merupakan suatu kesatuan yang berangkai secara serasi dan menjawab pokok permasalahan (sesuai dengan tema skripsi).  Secara garis besar hal-hal yang disajikan pada bab ini adalah :
a.         Laporan hasil penelitian secara ringkas.
b.        Pengujian hipotesis dengan menyajikan analisis atas hasil penelitian;
c.         Memberikan interpretasi/penafsiran terhadap hasil pengujian hipotesis;
d.        Menarik kesimpulan penelitian yaitu menerima atau menolak hipotesis.
Pembahasan dilengkapi dengan :
a.         Pemberian ilustrasi dan/atau contoh-contoh yang relevan
b.        Tabel, gambar ataupun bagan yang diperlukan (DAD, Spesifikasi File dan lain-lain)
c.         Masalah keterbatasan penelitian.

BAB IV  Rancangan Sistem Usulan
Pada bab ini disajikan penjelasan tentang alternatif pemecahan masalah yang dipilih penulis pada bab sebelumnya (disesuaikan dengan tema skripsi).
Pemecahan masalah dilengkapi dengan :
a.         Gambaran umum mengenai alternatif pemecahan masalah yang dipilih oleh penulis.
b.        Prosedur pemecahan masalah yang dipilih oleh penulis.
c.         Tabel, gambar ataupun bagan yang diperlukan, seperti :
-            Diagram alir Data
-            Spesfikasi File
-            Normalisasi File
-            Kamus Data
-            Struktur Navigasi Web
-            Spesifikasi Program
-            Struktur Kode
-            Jadwal Implementasi
-            Anggaran Biaya dll

BAB V Penutup
Bagian penutup berisi kesimpulan dan saran. 
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan berisi pernyataan-pernyataan kesimpulan analisis atau pembahasan yang dilakukan di dalam bab-bab isi.  Tidak dibenarkan memuat hal-hal baru di luar permasalahan.  Kesimpulan merupakan jawaban permasalahan yang dikemukakan di dalam pendahuluan, dan bukan rangkuman atau ikhtisar.  Pernyataan kesimpulan dapat berupa uraian (esai) atau beberapa butir-butir yang bernomor
5.2 Saran
saran yang dirasakan perlu disampaikan kepada pembaca berkenaan dengan pembahasan masalah di dalam karya ilmiah itu.  Saran hendaknya mengenai hal-hal yang baru, yang belum dilaksanakan.  Pada saran juga dapat dituliskan penelitian-penelitian lanjutan yang dapat dilakukan oleh peneliti lain yang berminat.  Saran sebaiknya ringkas. Konkrit dan dapat dilaksanakan (operasional).

III. Bagian Akhir
Bagian akhir dari skripsi berisi daftar pustaka dan lampiran (jika ada)
1.        Daftar Pustaka
Yang berisi daftar referensi/literatur yang dibaca, ditunjuk, dikutip, disunting beberapa bagian  dari isinya yang terkait/relevan dengan pokok permasalahan penelitian, untuk  dipergunakan  sebaga landasan  dalam  menyusun  kerangka  konsep  penelitian. Penulisan daftar pustaka harus mengikuti  format  tertentu dan harus konsisten, misalnya bisa mengikuti format MLA, APA, Harvard Style, The Chicago Manual of Style, dll. Setiap  daftar  yang dicantumkan  harus ada pointernya  dalam  naskah skripsi,  begitu  juga sebaliknya,  setiap  ada ungkapan atau ide yang disitir dari suatu sumber, maka sumber tersebut harus tercantum  dalam daftar pustaka. Penulisan daftar pustaka di naskah skripsi disusun urut alfabetis berdasarkan nama  pengarang, tanpa nomor urut, dimulai dengan pemberian identifikasi unik terhadap setiap literatur (yang membedakan satu literatur dari lainnya, yang ditulis dalam kurung siku/square bracket dan berisi nama  pengarang atau singkatannya, diikuti tahun atau singkatannya), yang dapat dipergunakan sebagai referensi yang  ditunjuk  dalam  penulisan  kutipan/suntingan  di  bagian  inti/utama/pokok  bahasan naskah, yang diikuti dengan susunan literatur berdasarkan jenisnya.  Di bawah ini disajikan pengaturan penulisan daftar pustaka berdasarkan jenis literatur.

Buku: Sebagai bahan referensi penuh perlu diambil beberapa elemen berikut, yaitu

(1)   Nama pengarang (nama keluarga lebih dahulu, kemudian nama kecil; untuk nama Indonesia yang  tidak jelas nama keluarganya ditulis sebagaimana adanya); untuk 1 (satu) pengarang, penulisan namanya adalah nama keluarga (last name) diikuti nama kecil  (first  name)  dan  nama  tengah/inisial  (middle  name/initial);  untuk  2  (dua) pengarang,  penulisan namanya adalah nama  pengarang pertama ditulis last name diikuti first name dan middle initial, sedangkan nama  pengarang kedua ditulis first name, middle initial dan last name; untuk lebih dari 2 pengarang, penulisan namanya adalah nama pengarang pertama ditulis last name diikuti first name dan middle initial diikuti dengan kata-kata et.al.;
(2)   Judul buku dan Sub-Judul (kalau ada), ditulis dengan huruf miring atau garis bawah atau  dalam  tanda  petik  atau  huruf  tebal/bold,  dipilih  salah  satu  dan  konsisten penulisannya di dalam naskah;
(3)   Nama editor, penyusun/compiler, atau penterjemah (kalau ada);

(4)   Nomor edisi atau volume (kalau ada) ditulis singkat, misalnya: 4th ed., vol.4; (5)   Nama seri (kalau ada) dengan vulume atau nomor serinya;
(6)   Informasi tentang publikasi, dengan susunan nama penerbit, kota penerbit dan tahun penerbitan, atau kota penerbit diikuti titik dua, nama penerbit dan tahun penerbitan;
(7)   Nomor halaman di mana bagian dari buku tersebut dikutip sebagai referensi.


Untuk penulisan di Daftar Pustaka nomor (7) tidak ditulis, hanya dipakai untuk penulisan di  kutipan/suntingan  (bila  diperlukan).  Penulisan  di  antara  elemen  tersebut  dipisahkan dengan koma atau titik. Contoh :

-      1 (satu) pengarang, judul buku dengan huruf miring dan huruf tebal/bold:

[Schac 2005]   Schach,   Stephe R.,   Object-Oriented   and   Classical   Software Engineering, 6th ed., McGraw Hill, New York, 2005.

[Watson 2004]    Watson,    Richard    T.    Data    Management,  Databases      and Organizations. 4th ed. Georgia: John Wiley & Sons Inc., 2004.

-      2 (dua) pengarang, judul buku garis bawah:

[Rayport  2003]  Rayport,  Jeffrey  F.  and  Bernard  J.  Jaworski,  Introduction  to  e- Commerce, 2nd  ed., McGraw Hill, New York, 2003.

-      Lebih dari 2 (dua) pengarang, judul buku dalam tanda petik:

[Hoffer ea 2005] Hoffer, Jeffrey A., et.al., Modern Systems Analysis and Design,4th ed., New Jersey: Pearson Prentice Hall, 2005.

-      2 (dua) buku atau lebih dengan nama pengarang yang sama: nama pengarang tidak perlu ditulis, diganti dengan garis bawah.
[Ahmad 2009] Ahmad, Nabila A. Sistem Manajemen Database. Jakarta : Informatika Inc. 2009.

[Ahmad  2009]                        .  Analisa  dan  Perancangan  Sistem  Berorientasi Obyek. Jakarta: Informatika Inc. 2009.

Jurnal/Terbitan yang sifatnya periodik:
(1)   Nama pengarang;
(2)   Judul tulisan/ artikel, ditulis dengan huruf biasa dalam tanda petik; (3)        Nama jurnal, ditulis dengan huruf miring atau garis bawah;
(4)   Nomor volume dan/atau isu ;

(5)   Tanggal dan tahun publikasi ; dan

(6)   Nomor halaman. Contoh:
[SBY 2005] Yudhoyono, Susilo Bambang. Sumbangan ICT dalam Membangun Good Governance Amat Besar. e-Indonesia, vol.1, (Juni, 2005): 20-25.



Karya Ilmiah (Skripsi, Skripsi, Disertasi):
(1)   Nama penulis;
(2)   Judul tulisan, ditulis dengan huruf miring atau garis bawah atau dalam tanda petik atau huruf tebal/bold;
(3)   Jenis karya ilmiah;

(4)   Universitas di mana karya ilmiah tersebut diterbitkan; dan

(5)   Tahun. Contoh:
[Artioli 1985] Artioli, Gilberto. Structural Studies of the Water Molecules and Hydrogen Bonding in Zeolites.” Ph.D. diss., University of Chicago, 1985.



Naskah dari Internet:
 (1)  Nama pengarang;
(2)   Judul naskah;
(3)   Tahun;

(4)   Nama website; dan

(5)   Tanggal diakses dalam tanda kurung. Contoh:
[Zuri 2003] Zuri, Alam L. Kasus Pengembangan Pusat Pelatihan Telematika Indonesia. 2005. www.beritatik.com. (Diakses 12 Maret 2003).


Himpunan naskah:
(1)   Nama editor;
(2)   Tahun;
(3)   Judul; dan

(4)   Informasi himpunan (nama peristiwa, tempat). Contoh:
[Naufal  2005]  Naufal,  Kharis  N.  (editor).  2005.  Konsep  Nomor  Identitas  Tunggal Indonesia. Seminar e-Government. Universitas Budi Luhur, Jakarta.

. (Contoh : Lampiran 12)

2.        Lampiran
Lampiran berisi tabel yang panjang, surat keterangan, instrumen penelitian, listing program, peraturan-peraturan dan sebagainya yang berfungsi melengkapi laporan penelitian, Lampiran diberi nomor angka arab

IV.        TERTIB PENULISAN
1.      Tata Tulis
Kutipan, Interpolasi dan Elipsis
Kutipan  digunakan  untuk  (1)  menunjang  fakta,  konsep  gagasan;  (2)  memberikan informasi tentang data, dan lain-lain yang relevan; dan (3) mempertajam masalah yang dibahas. Untuk menghindari kesan suatu naskah skripsi hanya merupakan rangkaian kutipan dari berbagai sumber dan pendapat orang lain, kutipan hendaknya digunakan seperlunya saja.
Ada 2 (dua) cara mengutip, yaitu: dengan mengutip langsung atau dengan mengambil intisarinya dan mengemukakan kembali dalam bahasa sendiri.
(1) Kutipan langsung yaitu mengutip sama dengan aslinya, biasanya digunakan untuk mengutip definisi, rumus, karya sastra, peraturan dan ketentuan hukum. Koreksi atau catatan sisipan dari pengutip harus dinyatakan.
(2) Kutipan tidak langsung yaitu mengutip pokok pikiran penulis lain dengan mengambil intisarinya,  kemudian diuraikan, disusun dan dikemukakan kembali dalam bahasa sendiri oleh penulis, dan berada dalam kalimat atau alinea.
Interpolasi adalah kutipan dengan memberikan koreksi atau komentar tambahan dari pengutip.
Elipsis  adalah  penghapusan  sebagian  dari  materi  yang  dikutip  tanpa  mengakibatkan perubahan makna. Apabila ini dilakukan, perlu menambahkan tanda elipsis/titik-titik ( . . . . . ).
Pada akhir kutipan, interpolasi atau elipsis dicantumkan identitas unik dari literatur sesuai yang dijelaskan  di paragraf 2.9 Laporan Penelitian tentang Daftar Pustaka, dan ditambahkan nomor halaman di mana bagian kutipan diambil dari literatur tersebut, yang dipisahkan dengan tanda koma, ditambahkan komentar kalau ada perubahan dari penulis, semua diletakkan di dalam tanda kurung.
Contoh: Sistem Manajemen Database adala . . .          ([Amie2004], 5, dengan modifikasgambar).  Menurut Schach ([Schach 2005], 15) pengertian Object-Oriented Technology adalah . . .

2.      Layout
a.    Sampul Tugas Akhir atau Skripsi
Sampul luar tugas akhir atau skripsi dengan kertas tebal yang terdiri dari lapisan luar plastic, kemudian kertas buffalo atau linen warna biru tua dan tinta emas yang kemudian dicetak, lapisan dalam dengan kertas karton dan terakhir kertas putih. Adapun sampul luar berisi : judul, jenis laporan, lambang STMIK KUWERA, nama penulis/penyusun dan NPM, institusi yang dituju (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer KUWERA Jakarta), tahun skripsi dipertahankan di depan dewan penguji dan dinyatakan lulus.

b.   Naskah Tugas Akhir atau Skripsi
Kertas yang digunakan adalah kertas HVS yang berukuran A4 (21 cm x 29,7 cm) warna putih dengan berat 80 gram.  Pita atau tinta yang digunakan harus warna hitam.  Untuk halaman sampul judul menggunakan bahan dan kertas sesuai dengan yang ditentukan.  Untuk pemisah antar bab disisipkan kertas tipis dengan logo STIMIK KUWERA berwarna biru sesuai dengan cover.

c.    Pengetikan

Jenis Huruf
a. Ketikan hanya satu muka pada setiap lembar kertas dengan jarak antara baris ketikan 1½ spasi.  Bentuk huruf yang dipergunakan adalah pica normal (Times New Roman ukuran 12), bukan italic.
b. Naskah diketik dengan komputer memakai program olah kata, misal Ms. Word.

Pencetakan
Pita yang digunakan adalah berwarna hitam dengan ketentuan
a. Pencetakan naskah berwarna hitam
b. Penggandaan dapat dilakukan dengan fotokopi

Jarak Baris
Jarak antara baris satu dengan yang lain dibuat 1½  spasi kecuali kutipan langsung, intisari, catatan kaki dan daftar pustaka menggunakan spasi tunggal atau satu spasi. Khusus untuk kutipan langsung diketik agak menjorok kedalam dengan menggunakan pengaturan paragraf (indentation) first line 1 cm dari margin kiri. 

Batas Pengetikan (margin pengetikan)
Batas-batas pengetikan diatur sebagai berikut:
a. Tepi atas         : 3 cm
b. Tepi bawah    : 3 cm
c. Tepi kiri          : 4 cm
d. Tepi kanan     : 3 cm

Bab dan Alinea Baru (indentasi)
a.    Alinea baru menjorok ke dalam dengan menggunakan pengaturan paragraf (indentation) first line 1 cm dari margin kiri. 
b.    Halaman bab baru dimulai pada jarak lebih kurang 10 cm dari tepi kertas sebelah atas. 
c.    Tajuk yang merupakan judul bab, kata pengantar, daftar isi dan daftar pustaka diletakkan di tengah sehingga jarak  di antara tajuk dan margin kiri dan jarak di antara tajuk dan margin kanan seimbang (simetris)
(Contoh : Lampiran 11)

Pembagian Bab, Sub bab, Sub-sub bab dan seterusnya.
a.    Bab, nomor bab yang digunakan angka romawi besar ( I,II,III, dst), bab ditulis dengan huruf besar (kapital) semua dan diatur simetris kiri-kanan (center) tanpa diakhiri dengan titik.
b.    Sub bab, nomor yang digunakan angka romawi (I,II,III dst), semua kata dimulai dengan huruf besar, kecuali kata sambung dan kata depan, tanpa diakhiri dengan titik.
c.    Sub-sub bab, nomor yang digunakan angka arab (1,2,3 dst). Pada judul sub-sub bab hanya huruf pertama saja yang huruf besar dan diikuti dengan titik.
d.   Anak sub-sub bab, nomor yang digunakan huruf kecil (a,b,c dst). Pada judul sub-sub bab hanya huruf pertama saja yang huruf besar dan diikuti dengan titik.
e.    Pasal, nomor yang digunakan angka arab diberi tanda kurung tutup. Contoh : 1), 2), 3), dst, setelah nomor tanpa titik, pada judul pasal hanya huruf pertama saja yang huruf besar dan diikuti dengan titik.
f.     Ayat, nomor yang digunakan angka kecil diberi tanda kurung tutup.Contoh : a), b), c), dst, setelah nomor tanpa titik. Pada judul ayat hanya huruf pertama saja yang huruf besar dan diikuti dengan titik.
g.    Pembagian kategori yang lebih kecil menggunakan angka arab dengan tanda kurung tutup, contoh : (1), (2), (3), dst, tanpa titik dibelakang nomor.

d.   Pemberian Nomor Halaman

Nomor Halaman Bagian Awal
Pada bagian awal skripsi nomor halaman yang digunakan adalah angka romawi kecil (i,ii,iii, dst ) diletakkan ditengah kertas bagian bawah dengan jarak 1,5 cm dari tepi bawah. Untuk halaman judul nomor halaman tidak ditulis tetapi harus diperhitungkan.

Nomor halaman bagian pokok dan bagian akhir
Pada bagian utama dan akhir nomor halaman yang digunakan adalah angka arab (1,2,3, dst), ditulis disebelah pojok kanan atas dengan jarak 3 cm dari tepi kanan dan 1,5 cm dari tepi atas. Kecuali untuk halaman yang terdapat judul Bab, maka nomor halaman ditulis di tengah bagian bawah dengan jarak 1,5 cm dari tepi bawah.

e.    Tabel dan gambar

Tabel
a. Penulisan nomor dan judul tabel diletakan di atas tabel
b. Nomor tabel menggunakan angka arab ditempatkan di atas tabel simetris kiri kanan. Nomor tabel didahului dengan angka yang menunjukkan tabel tersebut berada pada bab berapa dan diikuti nomor urut tabel pada bab tersebut (dalam setiap bab nomor tabel dimulai dari nomor 1)
c. Judul tabel diketik dengan huruf kapital dibuat simetris kiri kanan, jika judul tabel lebih dari satu baris, maka baris kedua dan seterusnya lurus dengan baris pertama.
d. Kolom-kolom dalam tabel harus dicantumkan nama kolom dan dijaga agar pemisahan antara kolom yang satu dengan kolom yang lain tegas.
e. Jika tabel terlalu lebar atau kolom terlalu banyak maka dapat ditulis secara horizontal (landscape) dan bagian atas tabel harus diletakkan disebelah kiri atau memakai kertas dobel kuarto, setelah dijlid kertas dilipat kedalam sehingga tidak melebihi format.
f. Tabel yang panjang hendaknya diketik dalam satu halaman tersendiri tidak dijadikan satu dengan naskah.
g. Tabel yang menunjukkan hasil analisis diletakkan di dalam naskah, tetapi yang menunjukkan perhitungan diletakkan pada lampiran

Gambar.
Yang termasuk gambar adalah bagan, grafik, foto, lukisan, iklan dan sebagainya. Kelengkapan yang harus ada dalam gambar adalah :
a. Penulisan nomor dan judul gambar diletakan di bawah gambar
b. Nomor gambar menggunakan angka arab ditempatkan di bawah gambar simetris kiri kanan. Nomor gambar didahului dengan angka yang menunjukkan gambar tersebut berada pada bab berapa diikuti dengan nomor gambar (dalam setiap bab nomor gambar dimulai dari nomor 1)
c. Judul gambar ditulis dengan huruf kapital tanpa diakhiri titik, aturan penulisan judul sama dengan penulisan tabel
d. Ukuran gambar (lebar dan tinggi), diusahakan proporsional.

Salinan Naskah
Mahasiswa diharuskan menyerahkan salinan skripsi dalam bentuk word dan pdf yang sudah disetujui/disahkan oleh tim penguji dan pembimbing, dan slide presentasi dalam bentuk power point presentation (ppt) di dalam satu piring cakram (CD) dan diletakkan pada bagian belakang hardcover skripsi.

3.      Penilaian Skripsi
Penilaian  skripsi  dilaksanakan  dengan  mengadakan  sidang  pengujian  skripsi.  Mekanisme  sidang  skripsi  dimulai  dengan pembukaan oleh  Ketua Tim Penguji, diteruskan presentasi oleh mahasiswa (15-20 menit) dan tanya-jawab oleh Tim Penguji dan diakhiri dengan penyampaian hasil keputusan penilaian Tim Penguji kepada mahasiswa. Waktu pelaksanaan sidang pengujian skripsi maupun naskah akhir skripsi memakan waktu sekitar 1 (satu) sampai dengan 2 (dua) jam.
Tim Penguji skripsi terdiri dari minimal 3 (tiga) orang dosen yang ditetapkan dengan surat penunjukan/keputusan Ketua STIMIK KUWERA, yang terdiri dari Ketua  Tim  Penguji ,  Sekretaris  Tim  Penguji,  dan  Pembimbing  yang  merangkap sebagai Anggota Tim Penguji.
Faktor –faktor penilaian skripsi adalah sebagai berikut :
·      Isi Skripsi                                                          
·      Sistematika & gaya penulisan               
·      Penyajian                                                          
·      Penguasaan Materi                                            
·      Kemampuan menjawab pertanyaan





Jakarta,                    2011
PUKET I Bidang Akademik





Drs. Anton Warsito, MPd

No comments:

Post a Comment