I.
PENDAHULUAN
Mahasiswa
di
Program Sarjana, STIMIK KUWERA diwajibkan untuk menyusun tugas akhir kesarjanaan berupa laporan hasil penelitian ilmiah, yang berbentuk Skripsi. Skripsi adalah suatu karya ilmiah hasil studi literatur,
studi kasus, studi perbandingan, hasil penelitian yang dilaksanakan di lapangan
atau hasil desain yang ditulis oleh seorang mahasiswa untuk memenuhi salah satu
persyaratan penyelesaian studinya pada Program Studi Sarjana Strata Satu (S1).
Tujuan skripsi adalah melatih mahasiswa untuk melakukan penelitian secara utuh,
mulai dari mengenal dan merumuskan masalah, merumuskan tujuan penelitian dan
hipotesis, merancang cara (metodologi) pengumpulan & analisis data, menulis
laporan penelitian dan mempertanggung jawabkan hasilnya secara akademik.
II.
PROSEDUR
SKRIPSI DAN TATA CARA PENELITIAN
1. Persyaratan Skripsi
Skripsi dapat diambil oleh
mahasiswa dengan syarat sebagai berikut
:
a. Telah menempuh kuliah minimal 122 SKS,
b. Indeks Prestasi minimal 2,00
c. Sedang atau telah mengambil mata kuliah
wajib dengan nilai minimal C
d. Tidak ada nilai E
e. sedang mengambil atau telah lulus mata
kuliah Metodologi Penelitian.
2. Persyaratan Administrasi
a. Menyelesaikan administrasi keuangan
berjalan dengan menyerahkan bukti pembayaran
b. Menyelesaikan administrasi pendaftaran
skripsi dengan menyerahkan bukti pembayaran
c. Mengisi KRS Skripsi dan mengambil form
pengajuan judul skripsi di BAAK
3. Peraturan Pengajuan Judul Skripsi
a. Form pengajuan judul skripsi dapat
diambil di BAAK
b. Form pengajuan judul skripsi diisi
dengan lengkap dan dibawa pada saat briefing skripsi
4. Peraturan Pendaftaran Bimbingan Skripsi
a. Skripsi dilaksanakan secara perorangan
b. Mahasiswa wajib mengikuti briefing
skripsi yang dilaksanakan oleh program studi, pada saat pelaksanaan briefing
mahasiswa wajib membawa form pengajuan judul skripsi untuk mendapat persetujuan
dari KAPRODI
5. Penentuan Dosen Pembimbing
a. Form pengajuan judul skripsi yang telah
disetujui oleh KAPRODI diserahkan ke BAAK
b. Dosen pembimbing skripsi ditentukan oleh
Kaprodi
c. Pengumuman dosen pembimbing akan
diumumkan oleh BAAK
6. Proses Bimbingan Skripsi
a. Mahasiswa diharuskan mengadakan/menyusun
skripsi secara individu, yaitu setiap orang menyusun satu skripsi.
b. Menyusun Skripsi secara mandiri serta
melalui konsultasi dengan dosen pembimbing yang ditunjuk.
c. Konsultasi dengan dosen pembimbing
minimal harus 11 kali.
d. Mahasiswa harus menggunakan kartu
konsultasi selama pembimbingan berlangsung. Setiap kali konsultasi, dosen
pembimbing menuliskan uraian hasil konsultasi pada kolom yang telah disediakan
dan menandatanganinya.
e. Jika dosen pembimbing sulit untuk
ditemui, diharapkan mahasiswa dapat mendiskusikan terlebih dahulu jadwal
konsultasi yang dikehendaki dengan dosen pembimbing. Jadwal konsultasi diatur bersama
antara mahasiswa dengan dosen pembimbing.
f. Apabila menurut pembimbing skripsi sudah
layak dikatakan selesai, dan layak diujikan, maka pembimbing akan
menandatangani Lembar Persetujuan pada berkas skripsi.
g. Setelah skripsi selesai disusun,
mahasiswa wajib membuat berkas Skripsi sebanyak 3 (tiga) rangkap dan
mengumpulkannya ke BAAK untuk didaftarkan dan dijadwalkan sidang skripsi.
7. Pendaftaran Sidang
a. Untuk batas waktu pengumpulan Skripsi
dibahas pada saat briefing berlangsung. Kaprodi
akan mengeluarkan pengumuman jadwal deadline melalui BAAK). Jika
mahasiswa sampai dengan sidang terakhir yang ditentukan pada semester
yang bersangkutan tidak mengumpulkan berkas skripsi, maka dapat memperpanjang
masa penulisan skripsinya (dengan mendaftarkan mata kuliah Skripsi pada
semester berikutnya).
b. Menyelesaikan administrasi pembayaran
sidang skripsi dengan menyerahkan bukti pembayaran
c. Melengkapi berkas-berkas yang telah
ditentukan yaitu :
-
Tiga
(3) rangkap berkas skripsi yang telah ditanda tangani dosen pembimbing
-
Materai
Rp. 6000,-
d. Jika mahasiswa gagal menyelesaikan
Skripsi selama 2 (dua) semester bimbingan terhitung sejak penunjukan
pembimbing, maka mahasiswa harus mengulang dari mengganti topik skripsi.
e. Bagi mahasiswa yang tidak menyelesaikan
Skripsi pada semester berjalan, harus
melakukan penyelesaian administrasi sesuai dengan ketentuan.
III.
SISTEMATIKA
PENULISAN
Laporan hasil penelitian ditulis
dalam bentuk skripsi, terdiri dari 3 bagian, yaitu: bagian awal, bagian utama,
dan bagian akhir.
I. Bagian Awal
Bagian awal memuat halaman sampul
depan, halaman judul,halaman pengesahan, halaman persetujuan dosen pembimbing,
halaman persetujuan skripsi, halaman kata pengantar, halaman daftar isi,
halaman daftar tabel, halaman daftar gambar, dan halaman daftar lampiran.
1.
Halaman Sampul Depan
Halaman sampul depan memuat antara
lain judul tugas akhir atau skripsi, jenis laporan, lambang STMIK KUWERA, nama
dan nomor pokok mahasiswa penulis/penyusun, nama perguruan tinggi dan tahun.
2.
Halaman Judul
Halaman judul berisi tulisan yang
sama dengan halaman sampul depan, diketik di atas kertas putih. (Contoh :
Lampiran 1)
3.
Halaman Pengesahan
Tanda pengesahan berisi pernyataan bahwa
skripsi tersebut dinyatakan sah sebagai karya tulis tugas akhir strata I pada
STIMIK KUWERA dan ditanda tangai oleh Ketua Program Studi. (Contoh : Lampiran
2)
4.
Halaman Persetujuan Dosen Pembimbing
Pada halaman ini memuat judul
penelitian dan tandatangan dosen pembimbing skripsi. (Contoh : Lampiran 3)
5.
Halaman Persetujuan Skripsi Diujikan
Pada halaman tanda
persetujuan ini dicantumkan judul skripsi, nama mahasiswa dan NPM. Pada bagian bawah tertera tanda tangan dan
nama lengkap penguji serta tanggal sidang skripsi. (Contoh : Lampiran
4)
6.
Halaman Lembar Konsultasi Tugas Akhir
Lembar pantauan untuk mengetahui
perkembangan penulisan tugas akhir/skripsi berisi tanggal bimbingan, pokok
bahasan dan tanda tangan dosen pembimbing. (Contoh : Lampiran 5)
7.
Halaman Kata Pengantar
Kata pengantar
berbentuk narasi, diketik dengan jarak
1½ spasi dan maksimal dua halaman, berisi antara lain:
a.
Penjelasan yang berkaitan dengan pembuatan dan pelaksanaan pembuatan karya
ilmiah;
b.
Informasi tentang adanya bimbingan, pengarahan dan bantuan yang didapat
selama pembuatan karya ilmiah;
c.
Ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu terwujudnya
karya ilmiah diketik dalam bentuk paragraf dan
d.
Mencantumkan tempat, bulan dan tahun selesai penyusunan skripsi serta kata
“penulis” pada sisi kanan bawah.
(Contoh :
Lampiran 6)
8.
Halaman Daftar Isi
Untuk memudahkan
pembaca mengetahui isi atau menemukan bagian-bagian tertentu dalam suatu karya
ilmiah, perlu dibuat daftar isi.
Penyajian daftar isi mengikuti ketentuan sebagai berikut.
a.
Perkataan “DAFTAR ISI” sebagai tajuk dengan huruf besar (kapital) di tengah
halaman dan tidak diberi garis bawah.
b.
Daftar isi menggunakan 1½ spasi.
c.
Daftar isi ditulis dengan jarak 4½ spasi (3 kali enter) dari tajuk. Materi yang dimasukkan dalam daftar isi
dimulai dari kata pengantar sampai dengan lampiran.
d.
Tajuk kata pengantar, daftar singkatan (jika ada), bab, daftar pustaka,
lampiran dan tabel, ditulis dengan huruf kapital
semua dan tidak diberi garis bawah.
e.
Butir-butir daftar isi tidak bernomor serta ditulis tepat di margin
kiri. Bab-bab bernomor angka Romawi
besar, di dalam daftar isi tetap memakai angka Romawi besar, sedangkan
anak-anak bab yang bernomor angka Arab tetap diberi nomor angka Arab seperti
yang terdapat di dalam teks.
f.
Tajuk anak-anak bab ditulis dengan huruf kecil, kecuali huruf pertama untuk
setiap kata yang bukan kata tugas, yang ditulis dengan huruf kapital-tanpa
garis bawah.
g.
Di antara tulisan BAB dan nomornya, nomor BAB dan tajuknya tidak ada titik,
tetapi ada jarak. Di antara nomor anak
BAB dan tajuknya tidak ada titik, tetapi ada jarak. Jika nomor BAB atau anak BAB dan tajuknya
tidak termuat di dalam satu baris, digunakan baris kedua dan seterusnya tepat
di bawah tajuk.
h.
Dalam daftar isi, di belakang tajuk diberi titik-titik sampai nomor
halaman, diberi jarak 1 cm sebelum nomor halaman.
i.
Perkataan “Halaman” diletakkan pada
bagian kanan atas, di atas nomor halaman.
(Contoh :
Lampiran 7)
9.
Halaman Daftar Gambar
a.
Perkataan “DAFTAR GAMBAR” diketik dengan huruf besar diletakkan di bagian
tengah setelah daftar isi dengan format mengikuti format daftar isi.
b.
Nomor tabel ditulis dengan bab dan angka 1,2, ... dst.
c.
Nama tabel ditulis dengan huruf kecil, kecuali huruf awal dari setiap kata
ditulis dengan huruf kapital (tidak termasuk pada kata tugas).
(Contoh : Lampiran 8)
10.
Halaman Daftar Tabel
Ketentuan untuk daftar tabel
disamakan/disesuaikan dengan daftar gambar di atas.
(Contoh : Lampiran 9)
11.
Halaman Daftar Lampiran (bila diperlukan)
Ketentuan untuk
daftar lampiran disamakan/disesuaikan dengan daftar gambar di atas.
(Contoh : Lampiran 10)
II. Bagian Utama
Bagian utama tugas akhir atau
skripsi berisi bab-bab :
BAB I PENDAHULUAN
BAB II LANDASAN TEORI DAN KERANGKA KONSEP
BAB III ANALISA MASALAH
BAB IV RANCANGAN SISTEM
USULAN
BAB V PENUTUP
BAB I PENDAHULUAN
Pendahuluan berisi pengantar ke
permasalahan pokok yang akan diteliti lebih lanjut. Dengan membaca pendahuluan, pembaca akan
mendapat gambaran tentang obyek yang diteliti, permasalahan, tujuan penelitian
dan batasannya.
1.1
Latar Belakang Masalah
Latar belakang
masalah berisi tentang pentingnya masalah untuk diteliti dan mengapa masalah
tersebut menarik bagi peneliti. Dengan
kata lain dikemukakan sebab-sebab peneliti memilih judul atas permasalahan yang
telah dipilihnya. Latar belakang masalah
dapat didasarkan atas situasi nyata dalam masyarakat yang menimbulkan masalah sebagaimana
tercermin dalam judul skripsi. Latar
belakang juga berisi telaahan studi pustaka atau komentar tentang tulisan yang
telah ada yang berhubungan dengan masalah yang dibahas, serta manfaat praktis
hasil pembahasan di dlaam karya ilmiah.
1.2
Masalah
1.2.1 Identifikasi Masalah
yang menguraikan sebanyak-banyaknya masalah pada pokok
masalah yang
tercermin pada bagian latar belakang yang sekiranya dapat dicarikan
jawabannya melalui penelitian.
1.2.2 Ruang lingkup
yang
menguraikan
ruang lingkup atau
sebagian
masalah dari
beberapa
masalah
pokok seperti yang tercantum dalam bagian Identifikasi Masalah,
disesuaikan dengan
berbagai keterbatasan, di antaranya kemampuan/ latar belakang
keilmuan/pengetahuan dan pengalaman peneliti,
keterbatasan
tenaga,
keterbatasan akses,
waktu, dana, dan sebagainya.
1.2.3 Perumusan Masalah
yang memformulasikan secara spesifik, ringkas, jelas dan tajam
tentang permasalahan utama yang dijelaskan di latar belakang Identifikasi Masalah dan
Batasan Masalah dalam satu paragraf dengan kalimat biasa, dinyatakan dalam bentuk pertanyaan atau
pernyataan/tujuan.
1.3
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan dan Manfaat
Penelitian berisi tentang hasil yang ingin dicapai serta manfaatnya bagi
lingkungan/masyarakat. Ditulis secara
jelas dan singkat, dengan memperhatikan ruang lingkup dan rumusan masalah,
dalam bentuk kalimat pernyataan.
1.4
Metodologi Penelitian
Metodologi
penelitian adalah prosedur atau cara yang ditempuh dalam melaksanakan suatu
penelitian. Metodologi penelitian
menjawab pertanyaan berikut.
·
Dimana dan kapan penelitian dilakukan?
·
Sampel apa yang diambil dan bagaimana cara pemilihannya?
·
Metode penelitian apa yang digunakan?
·
Instrumen apa yang digunakan dalam pengumpulan data, apakah menggunakan
angket, wawancara atau lainnya?
·
Teknik analisis data, yaitu apakah menggunakan teknik kualitatif atau
teknik kuantitatif? Kalau menggunakan
teknik kuantitatif, rumus apakah yang digunakan?
1.5
Sistematika Penulisan
Sistematika
penulisan mengemukakan urutan hal-hal yang dimuat di dalam karya ilmiah mulai
dari pendahuluan sampai dengan penutup.
BAB II Landasan Teori
dan Kerangka Konsep
Dalam suatu kegiatan ilmiah,
cara yang dipakai dalam memecahkan masalah adalah cara ilmiah. Landasan
teori dan kerangka konsep berisi :
2.1 Tinjauan
pustaka
yang memuat teori-teori yang terkait/relevan dengan masalah penelitian untuk
membangun suatu kerangka konsep/pemikiran, menetapkan hipotesis dan desain/
rancangan
penelitian. Dalam bagian ini dikemukakan penjelasan mengenai variabel-
variabel yang diteliti
melalui pendefinisian dan
uraian yang
lengkap
serta
mendalam,
sehingga ruang lingkup, kedudukan dan prediksi terhadap
hubungan
antar variabel yang
diteliti akan
menjadi lebih jelas
dan terarah.
2.2 Tinjauan Objek Penelitian
yang memuat uraian tentang obyek penelitian/instansi/organisasi
yang terkait/relevan dengan masalah penelitian (misalnya struktur, visi, misi, aktivitas,
model bisnis, strategi, kebijakan,
teknis sistem/ilmu komputer/teknologi, dan
lain-lain) yang mendukung penelitian, untuk
membangun suatu
kerangka konsep/pemikiran, menetapkan hipotesis
dan desain/rancangan penelitian.
BAB III Analisa Masalah
Pada bab ini disajikan hasil penelitian,
yang kemudian dianalisis atau diibahas berdasarkan data yang diperoleh. Pembahasan hendaknya selalu berorientasi pada
permasalahan dan tujuan penelitian dengan memperhatikan ruang lingkup. Uraian harus logis dan sistematis, sehingga
antara satu paragraf dengan paragraf lainnya akan terkait satu sama lain dan
merupakan suatu kesatuan yang berangkai secara serasi dan menjawab pokok
permasalahan (sesuai dengan tema skripsi).
Secara garis besar hal-hal yang disajikan pada bab ini adalah :
a.
Laporan
hasil penelitian secara ringkas.
b.
Pengujian
hipotesis dengan menyajikan analisis atas hasil penelitian;
c.
Memberikan
interpretasi/penafsiran terhadap hasil pengujian hipotesis;
d.
Menarik
kesimpulan penelitian yaitu menerima atau menolak hipotesis.
Pembahasan dilengkapi dengan :
a.
Pemberian
ilustrasi dan/atau contoh-contoh yang relevan
b.
Tabel,
gambar ataupun bagan yang diperlukan (DAD, Spesifikasi File dan lain-lain)
c.
Masalah
keterbatasan penelitian.
BAB IV Rancangan Sistem Usulan
Pada bab ini disajikan penjelasan
tentang alternatif pemecahan masalah yang dipilih penulis pada bab sebelumnya
(disesuaikan dengan tema skripsi).
Pemecahan masalah dilengkapi dengan
:
a.
Gambaran
umum mengenai alternatif pemecahan masalah yang dipilih oleh penulis.
b.
Prosedur
pemecahan masalah yang dipilih oleh penulis.
c.
Tabel,
gambar ataupun bagan yang diperlukan, seperti :
-
Diagram
alir Data
-
Spesfikasi
File
-
Normalisasi
File
-
Kamus
Data
-
Struktur
Navigasi Web
-
Spesifikasi
Program
-
Struktur
Kode
-
Jadwal
Implementasi
-
Anggaran
Biaya dll
BAB V Penutup
Bagian penutup berisi kesimpulan dan
saran.
5.1
Kesimpulan
Kesimpulan berisi
pernyataan-pernyataan kesimpulan analisis atau pembahasan yang dilakukan di
dalam bab-bab isi. Tidak dibenarkan
memuat hal-hal baru di luar permasalahan.
Kesimpulan merupakan jawaban permasalahan yang dikemukakan di dalam
pendahuluan, dan bukan rangkuman atau ikhtisar.
Pernyataan kesimpulan dapat berupa uraian (esai) atau beberapa
butir-butir yang bernomor
5.2
Saran
saran yang dirasakan perlu
disampaikan kepada pembaca berkenaan dengan pembahasan masalah di dalam karya
ilmiah itu. Saran hendaknya mengenai
hal-hal yang baru, yang belum dilaksanakan.
Pada saran juga dapat dituliskan penelitian-penelitian lanjutan yang
dapat dilakukan oleh peneliti lain yang berminat. Saran sebaiknya ringkas. Konkrit dan dapat
dilaksanakan (operasional).
III. Bagian Akhir
Bagian akhir dari skripsi berisi
daftar pustaka dan lampiran (jika ada)
1.
Daftar
Pustaka
Yang berisi daftar referensi/literatur yang dibaca, ditunjuk, dikutip, disunting beberapa bagian
dari isinya yang terkait/relevan dengan pokok
permasalahan penelitian,
untuk dipergunakan
sebagai landasan
dalam menyusun kerangka konsep
penelitian. Penulisan daftar pustaka harus mengikuti format
tertentu
dan harus konsisten, misalnya
bisa mengikuti format MLA, APA, Harvard Style, The Chicago Manual of Style, dll. Setiap
daftar yang dicantumkan harus ada pointernya
dalam
naskah skripsi, begitu juga sebaliknya, setiap
ada ungkapan atau ide yang disitir dari suatu sumber, maka sumber tersebut harus tercantum
dalam daftar pustaka. Penulisan daftar pustaka di naskah skripsi
disusun urut alfabetis berdasarkan nama
pengarang, tanpa nomor urut, dimulai dengan
pemberian identifikasi unik terhadap setiap literatur (yang membedakan satu literatur dari
lainnya, yang ditulis dalam kurung siku/square bracket dan berisi nama
pengarang atau
singkatannya, diikuti tahun atau singkatannya), yang dapat dipergunakan sebagai referensi
yang ditunjuk
dalam penulisan
kutipan/suntingan di bagian inti/utama/pokok
bahasan naskah, yang diikuti dengan susunan literatur berdasarkan jenisnya.
Di bawah ini disajikan pengaturan
penulisan
daftar pustaka berdasarkan jenis literatur.
Buku:
Sebagai bahan referensi
penuh perlu diambil beberapa elemen berikut, yaitu
(1) Nama pengarang (nama keluarga lebih dahulu, kemudian nama kecil; untuk nama
Indonesia yang
tidak jelas nama keluarganya ditulis sebagaimana adanya); untuk 1 (satu) pengarang, penulisan namanya adalah nama keluarga (last name) diikuti nama kecil
(first name) dan nama
tengah/inisial
(middle name/initial); untuk 2 (dua) pengarang, penulisan namanya adalah nama pengarang pertama ditulis last name
diikuti first name dan middle initial, sedangkan nama
pengarang kedua ditulis first name, middle initial dan last name; untuk lebih dari 2 pengarang, penulisan namanya adalah nama pengarang pertama ditulis last name diikuti first name dan middle initial diikuti dengan
kata-kata et.al.;
(2) Judul buku dan Sub-Judul (kalau ada), ditulis dengan huruf miring atau garis bawah atau
dalam tanda petik atau
huruf tebal/bold,
dipilih
salah satu
dan
konsisten
penulisannya di dalam
naskah;
(3) Nama
editor, penyusun/compiler,
atau penterjemah
(kalau ada);
(4) Nomor edisi atau
volume (kalau ada) ditulis singkat,
misalnya: 4th ed.,
vol.4; (5) Nama seri (kalau ada)
dengan vulume atau
nomor serinya;
(6) Informasi tentang publikasi, dengan susunan nama penerbit, kota penerbit dan tahun
penerbitan, atau
kota penerbit diikuti titik dua, nama penerbit dan
tahun penerbitan;
(7) Nomor halaman
di mana bagian dari
buku tersebut dikutip sebagai referensi.
Untuk penulisan di Daftar Pustaka nomor (7) tidak ditulis, hanya dipakai untuk penulisan
di kutipan/suntingan (bila
diperlukan).
Penulisan
di
antara
elemen tersebut
dipisahkan dengan koma atau
titik.
Contoh :
- 1 (satu)
pengarang, judul
buku dengan huruf miring dan huruf tebal/bold:
[Schach 2005] Schach, Stephen R., Object-Oriented
and
Classical Software Engineering, 6th ed.,
McGraw Hill, New
York,
2005.
[Watson 2004] Watson, Richard T. Data Management, Databases and Organizations. 4th ed.
Georgia: John
Wiley & Sons Inc., 2004.
- 2 (dua)
pengarang, judul
buku garis bawah:
[Rayport 2003] Rayport,
Jeffrey
F. and
Bernard J.
Jaworski, Introduction to e-
Commerce, 2nd ed., McGraw Hill, New York,
2003.
- Lebih dari 2 (dua) pengarang, judul
buku dalam
tanda petik:
[Hoffer ea 2005] Hoffer, Jeffrey A., et.al.,
“Modern Systems Analysis and Design”,4th ed.,
New Jersey:
Pearson Prentice Hall,
2005.
- 2 (dua) buku atau lebih dengan nama pengarang yang sama: nama pengarang tidak perlu
ditulis, diganti dengan garis bawah.
[Ahmad 2009] Ahmad, Nabila A. Sistem Manajemen Database. Jakarta :
Informatika Inc. 2009.
[Ahmad 2009]
.
Analisa
dan
Perancangan
Sistem
Berorientasi
Obyek. Jakarta: Informatika Inc. 2009.
Jurnal/Terbitan yang
sifatnya
periodik:
(1) Nama
pengarang;
(2) Judul
tulisan/
artikel, ditulis
dengan huruf biasa
dalam tanda petik;
(3) Nama jurnal, ditulis dengan huruf miring atau garis
bawah;
(4) Nomor volume dan/atau isu ;
(5) Tanggal dan tahun
publikasi ; dan
(6) Nomor halaman.
Contoh:
[SBY 2005]
Yudhoyono, Susilo Bambang. “Sumbangan ICT dalam Membangun Good
Governance Amat Besar”. e-Indonesia,
vol.1, (Juni, 2005): 20-25.
Karya Ilmiah (Skripsi,
Skripsi, Disertasi):
(1) Nama
penulis;
(2) Judul tulisan, ditulis dengan huruf miring atau garis bawah atau dalam tanda petik atau
huruf tebal/bold;
(3) Jenis karya ilmiah;
(4) Universitas
di mana karya ilmiah
tersebut diterbitkan; dan
(5) Tahun.
Contoh:
[Artioli 1985] Artioli, Gilberto. “Structural Studies of the Water Molecules and Hydrogen
Bonding in Zeolites.” Ph.D.
diss., University of
Chicago, 1985.
Naskah dari Internet:
(1) Nama pengarang;
(2) Judul
naskah;
(3) Tahun;
(4) Nama
website; dan
(5) Tanggal diakses dalam
tanda kurung.
Contoh:
[Zuri 2003] Zuri, Alam L. Kasus Pengembangan Pusat Pelatihan Telematika Indonesia.
2005. www.beritatik.com. (Diakses
12 Maret 2003).
Himpunan naskah:
(1) Nama editor;
(2) Tahun;
(3) Judul; dan
(4) Informasi himpunan (nama peristiwa, tempat).
Contoh:
[Naufal
2005]
Naufal,
Kharis N. (editor).
2005. Konsep Nomor Identitas Tunggal
Indonesia. Seminar
e-Government. Universitas Budi Luhur, Jakarta.
. (Contoh : Lampiran 12)
2.
Lampiran
Lampiran
berisi tabel yang panjang, surat keterangan, instrumen penelitian, listing
program, peraturan-peraturan dan sebagainya yang berfungsi melengkapi laporan
penelitian, Lampiran diberi nomor angka arab
IV.
TERTIB
PENULISAN
1.
Tata Tulis
Kutipan, Interpolasi dan Elipsis
Kutipan digunakan
untuk (1) menunjang
fakta, konsep
gagasan;
(2) memberikan informasi tentang data, dan lain-lain yang relevan; dan (3) mempertajam masalah yang dibahas. Untuk
menghindari kesan suatu
naskah skripsi hanya merupakan rangkaian kutipan dari berbagai sumber
dan pendapat
orang lain, kutipan hendaknya digunakan
seperlunya saja.
Ada 2 (dua) cara mengutip, yaitu: dengan mengutip langsung atau dengan mengambil intisarinya dan
mengemukakan
kembali dalam bahasa sendiri.
(1) Kutipan langsung yaitu mengutip sama dengan aslinya, biasanya digunakan untuk
mengutip definisi, rumus, karya sastra, peraturan dan ketentuan hukum. Koreksi atau catatan sisipan dari pengutip
harus dinyatakan.
(2) Kutipan tidak langsung yaitu mengutip pokok pikiran penulis lain dengan mengambil
intisarinya,
kemudian diuraikan,
disusun dan dikemukakan kembali dalam bahasa
sendiri oleh penulis, dan berada dalam kalimat atau alinea.
Interpolasi adalah kutipan dengan memberikan koreksi atau komentar tambahan dari
pengutip.
Elipsis
adalah penghapusan
sebagian dari materi yang
dikutip tanpa mengakibatkan perubahan
makna. Apabila ini dilakukan, perlu
menambahkan tanda elipsis/titik-titik
( . . . . . ).
Pada akhir kutipan, interpolasi atau elipsis dicantumkan identitas unik dari literatur sesuai yang dijelaskan di paragraf 2.9 Laporan Penelitian tentang Daftar Pustaka, dan ditambahkan nomor
halaman di mana bagian kutipan diambil dari literatur tersebut, yang dipisahkan dengan
tanda koma, ditambahkan komentar kalau ada perubahan dari penulis, semua diletakkan di dalam tanda kurung.
Contoh: Sistem Manajemen Database adalah . . . ([Amien 2004], 5, dengan modifikasi gambar).
Menurut Schach
([Schach 2005], 15) pengertian Object-Oriented Technology adalah
. . .
2.
Layout
a. Sampul Tugas Akhir atau Skripsi
Sampul luar tugas akhir atau
skripsi dengan kertas tebal yang terdiri dari lapisan luar plastic, kemudian
kertas buffalo atau linen warna biru tua dan tinta emas yang kemudian dicetak,
lapisan dalam dengan kertas karton dan terakhir kertas putih. Adapun sampul
luar berisi : judul, jenis laporan, lambang STMIK KUWERA, nama penulis/penyusun
dan NPM, institusi yang dituju (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer
KUWERA Jakarta), tahun skripsi dipertahankan di depan dewan penguji dan
dinyatakan lulus.
b. Naskah Tugas Akhir atau Skripsi
Kertas yang digunakan adalah kertas
HVS yang berukuran A4 (21 cm x 29,7 cm) warna putih dengan berat 80 gram. Pita atau tinta yang digunakan harus warna
hitam. Untuk halaman sampul judul
menggunakan bahan dan kertas sesuai dengan yang ditentukan. Untuk pemisah antar bab disisipkan kertas
tipis dengan logo STIMIK KUWERA berwarna biru sesuai dengan cover.
c. Pengetikan
Jenis Huruf
a. Ketikan hanya satu
muka pada setiap lembar kertas dengan jarak antara baris ketikan 1½ spasi. Bentuk huruf yang dipergunakan adalah pica
normal (Times New Roman ukuran 12), bukan italic.
b.
Naskah diketik dengan komputer memakai program olah kata, misal Ms. Word.
Pencetakan
Pita yang digunakan adalah berwarna
hitam dengan ketentuan
a. Pencetakan naskah berwarna hitam
b. Penggandaan dapat dilakukan
dengan fotokopi
Jarak Baris
Jarak antara baris satu dengan yang
lain dibuat 1½ spasi kecuali kutipan
langsung, intisari, catatan kaki dan daftar pustaka menggunakan spasi tunggal
atau satu spasi. Khusus untuk kutipan langsung diketik agak menjorok kedalam
dengan menggunakan pengaturan paragraf (indentation) first line 1 cm dari margin kiri.
Batas Pengetikan
(margin pengetikan)
Batas-batas pengetikan diatur
sebagai berikut:
a.
Tepi atas : 3 cm
b.
Tepi bawah : 3 cm
c.
Tepi kiri : 4 cm
d.
Tepi kanan : 3 cm
Bab dan Alinea Baru
(indentasi)
a. Alinea baru menjorok ke dalam dengan
menggunakan pengaturan paragraf (indentation) first line 1 cm dari margin kiri.
b. Halaman bab baru dimulai pada jarak
lebih kurang 10 cm dari tepi kertas sebelah atas.
c. Tajuk yang merupakan judul bab, kata
pengantar, daftar isi dan daftar pustaka diletakkan di tengah sehingga
jarak di antara tajuk dan margin kiri dan jarak di antara tajuk
dan margin kanan seimbang (simetris)
(Contoh : Lampiran 11)
Pembagian Bab, Sub bab,
Sub-sub bab dan seterusnya.
a. Bab, nomor bab yang digunakan angka
romawi besar ( I,II,III, dst), bab ditulis dengan huruf besar (kapital) semua
dan diatur simetris kiri-kanan (center) tanpa diakhiri dengan titik.
b. Sub bab, nomor yang digunakan angka
romawi (I,II,III dst), semua kata dimulai dengan huruf besar, kecuali kata
sambung dan kata depan, tanpa diakhiri dengan titik.
c. Sub-sub bab, nomor yang digunakan angka
arab (1,2,3 dst). Pada judul sub-sub bab hanya huruf pertama saja yang huruf
besar dan diikuti dengan titik.
d. Anak sub-sub bab, nomor yang digunakan
huruf kecil (a,b,c dst). Pada judul sub-sub bab hanya huruf pertama saja yang
huruf besar dan diikuti dengan titik.
e. Pasal, nomor yang digunakan angka arab
diberi tanda kurung tutup. Contoh : 1), 2), 3), dst, setelah nomor tanpa titik,
pada judul pasal hanya huruf pertama saja yang huruf besar dan diikuti dengan
titik.
f. Ayat, nomor yang digunakan angka kecil
diberi tanda kurung tutup.Contoh : a), b), c), dst, setelah nomor tanpa titik.
Pada judul ayat hanya huruf pertama saja yang huruf besar dan diikuti dengan
titik.
g. Pembagian kategori yang lebih kecil
menggunakan angka arab dengan tanda kurung tutup, contoh : (1), (2), (3), dst,
tanpa titik dibelakang nomor.
d. Pemberian Nomor Halaman
Nomor Halaman Bagian
Awal
Pada bagian awal skripsi nomor
halaman yang digunakan adalah angka romawi kecil (i,ii,iii, dst ) diletakkan
ditengah kertas bagian bawah dengan jarak 1,5 cm dari tepi bawah. Untuk halaman
judul nomor halaman tidak ditulis tetapi harus diperhitungkan.
Nomor halaman bagian
pokok dan bagian akhir
Pada bagian utama dan akhir nomor
halaman yang digunakan adalah angka arab (1,2,3, dst), ditulis disebelah pojok
kanan atas dengan jarak 3 cm dari tepi kanan dan 1,5 cm dari tepi atas. Kecuali
untuk halaman yang terdapat judul Bab, maka nomor halaman ditulis di tengah
bagian bawah dengan jarak 1,5 cm dari tepi bawah.
e. Tabel dan gambar
Tabel
a.
Penulisan nomor dan judul tabel diletakan di atas tabel
b.
Nomor tabel menggunakan angka arab ditempatkan di atas tabel simetris kiri
kanan. Nomor tabel didahului dengan angka yang menunjukkan tabel tersebut
berada pada bab berapa dan diikuti nomor urut tabel pada bab tersebut (dalam
setiap bab nomor tabel dimulai dari nomor 1)
c.
Judul tabel diketik dengan huruf kapital dibuat simetris kiri kanan, jika judul
tabel lebih dari satu baris, maka baris kedua dan seterusnya lurus dengan baris
pertama.
d.
Kolom-kolom dalam tabel harus dicantumkan nama kolom dan dijaga agar pemisahan
antara kolom yang satu dengan kolom yang lain tegas.
e.
Jika tabel terlalu lebar atau kolom terlalu banyak maka dapat ditulis secara
horizontal (landscape) dan bagian atas tabel harus diletakkan disebelah kiri
atau memakai kertas dobel kuarto, setelah dijlid kertas dilipat kedalam
sehingga tidak melebihi format.
f.
Tabel yang panjang hendaknya diketik dalam satu halaman tersendiri tidak
dijadikan satu dengan naskah.
g.
Tabel yang menunjukkan hasil analisis diletakkan di dalam naskah, tetapi yang
menunjukkan perhitungan diletakkan pada lampiran
Gambar.
Yang termasuk gambar adalah bagan,
grafik, foto, lukisan, iklan dan sebagainya. Kelengkapan yang harus ada dalam
gambar adalah :
a.
Penulisan nomor dan judul gambar diletakan di bawah gambar
b.
Nomor gambar menggunakan angka arab ditempatkan di bawah gambar simetris kiri
kanan. Nomor gambar didahului dengan angka yang menunjukkan gambar tersebut
berada pada bab berapa diikuti dengan nomor gambar (dalam setiap bab nomor
gambar dimulai dari nomor 1)
c.
Judul gambar ditulis dengan huruf kapital tanpa diakhiri titik, aturan
penulisan judul sama dengan penulisan tabel
d.
Ukuran gambar (lebar dan tinggi), diusahakan proporsional.
Salinan Naskah
Mahasiswa diharuskan
menyerahkan
salinan skripsi dalam
bentuk word dan pdf yang sudah disetujui/disahkan oleh tim penguji dan pembimbing, dan slide presentasi
dalam bentuk power
point presentation (ppt)
di dalam satu piring cakram (CD)
dan diletakkan pada bagian belakang hardcover
skripsi.
3.
Penilaian Skripsi
Penilaian
skripsi
dilaksanakan
dengan mengadakan
sidang pengujian
skripsi. Mekanisme sidang
skripsi
dimulai dengan
pembukaan oleh Ketua Tim Penguji, diteruskan presentasi oleh mahasiswa (15-20 menit)
dan tanya-jawab oleh Tim Penguji dan diakhiri dengan penyampaian hasil keputusan penilaian Tim Penguji kepada mahasiswa. Waktu pelaksanaan sidang pengujian skripsi maupun naskah akhir
skripsi memakan waktu sekitar
1 (satu) sampai
dengan 2 (dua) jam.
Tim Penguji skripsi terdiri dari minimal 3 (tiga) orang dosen yang ditetapkan dengan surat
penunjukan/keputusan Ketua
STIMIK KUWERA, yang terdiri dari
Ketua Tim Penguji , Sekretaris Tim Penguji,
dan Pembimbing yang
merangkap sebagai Anggota Tim Penguji.
Faktor –faktor penilaian skripsi adalah
sebagai berikut :
·
Isi Skripsi
·
Sistematika & gaya
penulisan
·
Penyajian
·
Penguasaan Materi
· Kemampuan menjawab pertanyaan
Jakarta, 2011
PUKET I Bidang Akademik
Drs. Anton Warsito, MPd